Edinson Cavani Jadi Pahlawan Kemenangan Manchester United

Dari ajang Carabao Cup, Manchester United akhirnya mampu menumbangkan Everton di partai semifinal. Edinson Cavani sebagai pahlawan kemenangan dalam laga tersebut dianggap cukup beruntung tidak diusir wasit setelah membanting salah satu pemain lawan.

Menang Telak

Berlaga di Goodison Park pada hari Kamis (24/12/2020) dini hari tadi, Manchester United kembali melakukan magisnya dengan menang dramatis dari tuan rumah Everton. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer berhasil unggul 2:0 di menit-menit akhir dan memastikan mereka melaju ke babak semifinal Carabao Cup.

Menjadi tamu di laga tersebut, pasukan Setan merah membuka kebuntuan melalui aksi bomber baru mereka, Edinson Cavani. Eks striker PSG ini membuka keunggulan untuk timnya di menit ke-88. 

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer semakin menancapkan taringnya di menit akhir setelah Anthony Martial ikut-ikutan merobek gawang Robin Olsen di menit ke-90+6. Berkat kemenangan ini Manchester United resmi menyingkirkan Everton dari kompetisi.

Lolos Kartu Merah

Sejak awal pertandingan ini berlangsung, kedua tim sudah sama-sama berada dibawah tekanan. Permainan yang alot tidak bisa dihindarkan karena kedua tim mendambakan kemenangan di partai kali ini. 

Salah satu insiden yang terjadi adalah di menit ke-50 dimana terjadi kontak antara Edinson Cavani dan bek Everton Yerry Mina. Kejadian ini sempat terekam kamera dimana Cavani terlihat memegang leher Mina dan membantingnya ke lapangan.

Namun insiden tersebut luput dari perhatian Andy Madley selaku wasit yang memimpin laga tersebut. Alhasil bomber asal Uruguay tersebut berhasil lolos dari hukuman yang berpotensi diganjar kartu merah. Untungnya laga ini tidak menggunakan VAR. Jika hal tersebut ada Cavani bisa benar-benar diusir dari lapangan.

Sebuah Keberuntungan

Mantan striker asal Inggris, Gary Lineker juga ikut melontarkan opininya terkait insiden yang melibatkan edinson Cavani di menit ke-50 tersebut. Menurutnya Cavani  masih cukup beruntung masih bisa melanjutkan permainan hingga akhir laga. Sebab jika insiden tersebut terekam oleh VAR, pemain 33 tahun ini pasti sudah diganjar kartu merah.

Meski akhirnya sang pemain lolos dari insiden tersebut, akan menjadi kerugian jika Cavani dikeluarkan dimana waktu masih tersisa cukup banyak waktu. Pasti kondisi ini akan berbalik memihak tuan rumah yang kemungkinannya bisa memenangkan laga ini karena kubu Setan Merah kekurangan satu pemain.

Bisa Cetak Lebih Banyak Gol

Lupakan tentang insiden tersebut, usai laga sang pelatih menyayangkan dimana Cavani seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol untuk pasukannya. Banyak peluang emas selama pertandingan berlangsung menghampiri pemain berusia 33 tahun ini. Sayangnya peluang yang ada gagal dikonversikan menjadi gol.

Seperti yang diungkapkan kepada Sky Sports, Solskjaer mengaku senang dengan gol yang diciptakan striker barunya ini. Tidak buruk memang, namun Solskjaer menganggap jika babak pertama seharusnya Cavani melahirkan tiga gol. Meski demikian sang pelatih tetap memberikan apresiasi atas apa yang diraih timnya dini hari tadi. Terutama Cavani yang menjadi pahlawan kemenangan timnya.

Di mata Solskjaer, Cavani adalah sosok pemain yang sangat berkualitas, jadi hal wajar jika dirinya bisa menciptakan gol cantik di laga dini hari tadi. Sebagai penyerang top, Cavani memiliki pergerakan dan kualitas yang hebat. Tembakau kaki kirinya juga benar-benar luar biasa.

Setelah laga ini Manchester United masih diharuskan berbenah dan kembali melakukan persiapan. Sebab mereka akan menyambut laga penting dan berat melawan Leicester City di akhir pekan nanti. Laga ini akan menjadi laga pekan ke-15 dari Liga Premier dan kedua tim akan saling bertahan di klasemen atas musim ini.

 

About Saputra Kenzie

Check Also

Ousmane Dembele

Ousmane Dembele Membaik, Saatnya Jaga Fokus Untuk Barcelona

Ousmane Dembele memang baru saja mengalami cedera yang cukup panjang di musim ini. Sang pemain …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *